Diare adalah keluarnya feses dalam bentuk encer karena
infeksi pada kolon (usus besar). Diare yang disertai feses bercampur darah atau
nanah dengan rasa perut mulas karena bakteri
Shigella atau jenis protozoa Entamoeba histolytica, disebut penyakit
disentri. Berikut miss exprezz akan membagiakan tips pengobatan dengan tanaman
obat.
1.
Daun serai (Andropagon citratus DC Stapf)
·
Rebus 10 daun muda dalam 2 gelas air selama 10
menit. Tambahkan 1 sendok makan gula dan sepotong jahe yang telah diremukkan.
·
Dosis :
Dewasa : 1 mangkuk, 3 x 1 dan setiap kali selesai buang air besar.
Anak :
-Bayi : 1 sendok makan , 3 x 1 dan setelah selesai BAB.
-(2-6 th): ¼ mangkuk, 3 x 1 dan
setelah selesai BAB.
-(7-12) : ½ mangkuk, 3 x 1 dan
setelah selesai BAB.
2.
Akar lalang (Imperata cylindrica L. Beauv.)
·
Rebus 5 batang akar segar yang dirajang dalam 2
gelas air selama 15 menit.
·
Dosis :
Dewasa: 1 mangkuk, 3 x 1 dan setelah BAB.
Anak :
-Bayi : 1 sendok makan, 3 x 1
dan setelah selesai BAB.
-(2-6 th): ¼ mangkuk , 3 x 1 dan setelah selesai BAB.
-(7-12) : ½ mangkuk, 3 x 1 dan
setelah selesai BAB.
3.
Daun jambu biji (Psidium guajava L.)
·
Rebus 10 helai daun jambu biji yang dirajang
dalam 2 gelas air selama 15 menit.
·
Dosis
:
Dewasa : 1 mangkuk, 3 x 1 dan setelah selesai BAB.
Anak :
Bayi : 1 sendok makan, 3 x1
dan setelah selesai BAB.
2-6 th : ¼ mangkuk, 3 x 1 dan
setelah selesai BAB.
7-12 th : ½ mangkuk, 3 x 1 dan
setelah selesai BAB.
4.
Daun Putri Malu (Mimosa udica L.)
·
Rebus 1 mangkuk daun putri malu yang dirajang
dalam 2 gelas air selama 10 menit.
·
Dosis
:
Dewasa : 1 mangkuk, 3 x 1 dan setelah selesai BAB.
Anak :
Bayi : 1 sendok makan, 3 x 1
2-6 th : ¼ mangkuk, 3 x 1
7-12 : ½ mangkuk, 3 x 1
SEMOGA
MEMBANTU